Senin 25 Mei 2026 - 15:52
Anggota Parlemen Lebanon: Siapa pun yang Sejalan dengan Rencana Israel Saat Ini, Berarti Bertanggung Jawab atas Tertumpahnya Darah Para Syuhada

Hawzah/ Rami Abu Hamdan berkata: Apa yang sedang terjadi saat ini melampaui sekadar klaim upaya mewujudkan gencatan senjata melalui kesepahaman yang rapuh; melainkan merupakan usaha untuk menyeret Lebanon menuju sebuah ‘normalisasi keamanan’.

Berita Hawzah – Rami Abu Hamdan, anggota parlemen Lebanon dan anggota Fraksi ‘Kesetiaan pada Perlawanan’, dalam upacara pemakaman syahid mujahid (pejuang) ‘Wakil Ali Abu Zaid’ yang diselenggarakan oleh Hizbullah dan para pendukung perlawanan di kota ‘Ali al-Nahri’ di wilayah Bekaa, menegaskan bahwa apa yang sedang terjadi saat ini melampaui sekadar klaim upaya menciptakan gencatan senjata melalui kesepahaman yang rapuh; melainkan merupakan usaha untuk menyeret Lebanon menuju sebuah ‘normalisasi keamanan’ atau pembentukan ‘sabuk keamanan yang mencurigakan’.

Ia memperingatkan bahwa langkah berupa normalisasi keamanan tersebut sama saja dengan deklarasi perang di dalam negeri, dan menegaskan bahwa hal itu mengancam kedaulatan, eksistensi, peran, serta posisi Lebanon secara menyeluruh.

Baca juga:
Syekh Naim Qassem: Melucuti Senjata Perlawanan Berarti Melucuti Kekuatan Pertahanan Lebanon

Abu Hamdan dengan tegas menyatakan bahwa bergerak menuju segala bentuk jalur atau kesepakatan keamanan dengan musuh abadi, yaitu Israel, dengan nama dan dalih apa pun, adalah sesuatu yang sama sekali tidak dapat dikendalikan maupun diterima secara politik.

Anggota Fraksi Perlawanan itu menambahkan: “Siapa pun yang sejalan dengan rencana-rencana musuh Israel saat ini, merupakan pihak utama yang turut bertanggung jawab atas tertumpahnya darah para syuhada, pejuang, anak-anak, dan perempuan.”

Anggota parlemen Lebanon tersebut juga menegaskan bahwa darah para syuhada akan tetap lebih berharga daripada jabatan dan kursi kekuasaan, serta seluruh upaya untuk memaksakan diktat-diktat tersebut akan mengalami kegagalan.

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha